EURUSD Turun Menembus Strong Support

Baca artikel di situs FBS

Mata uang Euro kembali tertekan turun terhadap nilai tukarnya dengan mata uang US Dollar pada perdagangan pekan ini, sehingga membuat pasangan mata uang EURUSD terbenam menembus level support kuat yang terbentuk pada timeframe daily.

Melemahnya mata uang Euro disebabkan oleh kebijakan yang bersifat dovish yang dikeluarkan oleh Bank Sentral Eropa ECB yang telah memangkas suku bunga deposito sebesar 10 Basis poin dari 0,50% kini menjadi hanya 0,40%, selain itu ECB juga tetap mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 0,00%, dan tidak hanya itu saja ECB juga berencana untuk melakukan program stimulus dengan menggelontorkan 20 Miliyar Euro setiap bulannya, sehingga kondisi ini memberikan pelemahan bagi mata uang Euro. 

Disamping itu pergerakan mata uang US Dollar justru semakin menguat, hal ini diakibatkan oleh peluang terjadinya kesepakatan dagang antara Amerika dan China setelah pada pertemuan terakhir di PBB, presiden Amerika Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa kesepakatan dagang dengan China bisa saja terjadi dalam waktu yang lebih cepat, sehingga ini menjadikan tensi perang dagang menjadi mereda dan membuat mata uang US Dollar kembali menguat.

Dari sisi teknikal pada timeframe daily, pergerakan pasangan mata uang EURUSD masih berada dalam trend turun yang kuat, dan terdapat sebuah pola candle bearish engulfing yang menunjukkan peluang berlanjutnya pergerakan turun bagi pair EURUSD.

Indikasi: Strong Bearish

Peluang: Sell

EURUSD memiliki peluang turun pada level support di level harga 1.08606

Level resistant EURUSD berada pada level harga 1.10189

EURUSD Timeframe Daily

EURUSDDaily 27 sept.png

Reza Aswin

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.