Kebijakan ECB Melemahkan Mata Uang Euro

Baca artikel di situs FBS

Bank sentral Eropa ECB merilis kebijakan moneternya tadi malam, dengan menambah program stimulus QE dari 20 milliar Euro menjadi 120 milliar Euro.

Para pelaku pasar sempat kecewa dengan keputusan Presiden ECB Christine Lagarde, karena tidak memotong suku bunga acuan menjadi negative. Keadaan ini tntunya membawa yield obligasi negara negara di Eropa menjadi naik sehingga akan membebani pembayaran hutang mereka, dimasa yang akan datang.

ECB yang telah meluncurkan program QE sejak 1 november 2020, dan menambah program tersebut dengan jumlah 5 kali lebih besar tadi malam, dan tidak menurunkan suku bunga, memberikan signal di market, bahwa ECB mempunyai tools kebijakan yang sangat sedikit dalam menstabilkan ekonomi mereka.

Keadaan ini tentunya membuat para pelaku pasar akan lebih fokus pada perkembangan data ekonomi dari 19 negara eropa yang tergabung dalam Uni Eropa, kedepannya. Data ekonomi yang memburuk dapat melemahkan mata uang euro dimasa yang akan datang.

Disisi lain keadaan ini diperparah dengan kebijakan Presiden Trump yang melarang orang Eropa masuk ke Amerika Serikat dalam 30 hari kedepan, sehingga ini membuat Eropa menjadi sasaran tembak bagi pelaku pasar untuk menjual semua instrument keuangan mereka. Menutup kota yang diduga terjangkit virus covid-19 di Asia dan Eropa mempunyai resiko besar dan berdampak pada perlambatan ekonomi yang berujung pada resesi ekonomi global.

Efek Terhadap Pasar

Kebijakan moneter ECB dengan meningkatkan QE dipasar uang Eropa tentunya akan membuat mata uang Euro terpuruk lebih dalam kedepannya dan meningkatkan yield obligasi negara negara di Eropa.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD akan bergerak dalam range 1.1198 – 1.1062

Trading Plan :

Sell Limit  1.1198  – 1.1230 dengan target 1.1115 – 1.1062

Grafik EURUSD  time frame D1

eur 13 mar.png

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Reza Aswin

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.