Penjualan Ritel Jerman Gagal Mendongkrak Euro

Baca artikel di situs FBS

Penjualan ritel Jerman, negara ekonomi terbesar Eropa, mencatat kenaikan mengejutkan di akhir kuartal ketiga, membantu menghindari ekonomi penurunan dini menuju kontraksi. Penjualan ritel Jerman naik 0,9% pada September, berlawanan dengan perkiraan penurunan 0,3%, menurut Kantor Statistik Federal Destatis, dengan data pada Agustus direvisi turun menjadi penurunan 1,4%, dari 1,3% pada laporan sebelumnya.

Data menunjukkan aktivitas belanja konsumen Jerman sedikit menyusut di akhir musim panas ini, setelah rentetan berita negatif pada bulan Juli dan Agustus terkait gangguan pasokan gas dari Rusia. Faktor lain juga berperan, dengan koleksi musim gugur baru dan barang - barang keperluan ke sekolah mendorong penjualan pakaian, sepatu, dan tekstil naik 9,9%.

Akibatnya, penjualan ritel turun hanya 0,9% dari tahun lalu, disesuaikan dengan inflasi dan efek kalender. Angka itu jauh lebih baik dari perkiraan penurunan 4,9% dan angka yang mengejutkan dari ekonomi yang berada di bawah tekanan dari harga energi yang tinggi hampir sepanjang tahun.

Reaksi Pasar

EURUSD sayangnya malah tertekan bahkan sempat hampir menyentuh angka 0.9900 sesaat setelah data Penjualan Ritel Jerman yang beragam itu dirilis dan gagal mengesankan pasar. Sementara Dolar AS kembali mendapat traksi di tengah imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan sentimen kehati-hatian di pasar.

Tren

Meskipun penurunan tajam terlihat di paruh kedua minggu ini, EUR/USD berhasil membukukan kenaikan mingguan meski pada akhirnya harus ditutup di bawah angka paritas utama.

Rencana Perdagangan

Sell EURUSD pada level 0.9910 dengan target profit pada level 0.9895/09885

Potensi Buy EURUSD pada level 0.9965 dengan target profit pada level 0.9975/0.9980

EURUSD 31102022.jpg

Aries Nugroho

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.