Upaya Rebound Emas Masih Tertekan

Baca artikel di situs FBS

Harga emas (XAUUSD) masih tertekan di bawah level 1670 selama sesi Asia hari Jumat, dan berada di atas level pembukaan lanjutkan rebound level terendah dua minggu pada hari sebelumnya. Melemahnya emas, tidak lepas dari dolar AS yang mencoba mengikuti kenaikan pada imbal hasil obligasi AS menjelang data utama AS dengan data penjualan ritel menjadi fokus utama.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS masih cukup menguat sekitar 3,96%, hentikan tren penurunan dalam dua hari. Perlu diingat, meningkatnya imbal obligasi, merupakan gambaran akan kekhawatiran terhadap resesi dan pasar bergegas menuju aset yang lebih aman terhadap risiko. Namun, sentimen ini gagal membuat dolar AS menguat pada hari sebelumnya.

Ketidakpedulian pembuat kebijakan Jepang dan China mengenai dorongan suku bunga yang lebih tinggi oleh Dana Moneter Internasional (IMF) juga dapat membebani harga emas. Kondisi ini mmebuat emas abaikan kesiapan Gubernur Bank Rakyat China (PBOC) Yi Gang untuk stimulus yang kuat yang seharusnya membuat emas menguat.

Reaksi Pasar:

Pasar tampaknya masih kembali berhati hati menjelang rilis data penjualan ritel dan sentimen konsumen AS yang akan dirilis hari ini, dengan menahan untuk masuk posisi besar, meski data CPI tadi malam membuat dolar AS menguat dan XAUUSD melemah. 

Tren:

XAUUSD saat ini hanya mampu rebound ringan dengan tren yang relatif sideway, dengan potensi bearish hanya jika dolar AS lanjutkan kenaikannya.

Trading Signal:

Sell XAUUSD pada level 1658 dengan target profit pada level 1648/1643 jika berhasil menembus level 1660.

Buy XAUUSD pada level 1681 dengan target profit pada level 1691/1699, mengantisipasi XAUUSD lanjutkan rebound

XAUUSD 14102022.jpg

Aries Nugroho

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.