XAUUSD Masih Rentan Lanjutkan Penurunan

Baca artikel di situs FBS

Sentimen risiko yang lemah dan pergerakan dolar AS yang terbatas memang cukup untuk memperlihatkan beberapa dukungan pada XAUSUD. Namun, pandangan yang hawkish oleh bank sentral utama menahan para pelaku pasar untuk masuk posisi long secara agresif. Harga emas sangat kesulitan memanfaatkan pemulihan menjelang penutupan sesi Rabu setelah sempat anjlok ke kisaran 1,919, level terendah sejak 17 Maret.

Kekhawatiran perlambatan ekonomi global terus membebani sentimen investor. Permintaan yang relatif terbatas terhadap dolar AS juga dianggap sebagai faktor lain yang memberikan dukungan pada bullion sebagai tempat berlindung yang aman. Sementara indeks dolar masih tertahan tidak jauh dari level terendah bulanan akibat ketidakpastian mengenai jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed).

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, dalam kesaksiannya di hadapan Komite Jasa Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat pada hari Rabu, menyatakan bahwa inflasi masih jauh dari target yang ditetapkan Fed, meskipun mungkin masuk akal untuk menaikkan suku bunga dengan kecepatan yang lebih moderat.

Bahkan, Powell juga menambahkan bahwa perjuangan melawan inflasi belum selesai dan meskipun ada penundaan baru-baru ini, para pejabat setuju bahwa biaya pinjaman kemungkinan perlu dinaikkan. Hal ini memperkuat harapan akan adanya kenaikan suku bunga sebesar setidaknya 25 basis poin (bps) pada bulan Juli.

Selain itu, cPenting untuk diingat bahwa Bank Sentral Australia (RBA) dan Bank Kanada (BoC) memberlakukan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps yang mengejutkan awal bulan ini.

Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 22 tahun, sementara Bank of England (BoE) dan Swiss National Bank (SNB) juga diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada hari Kamis ini.

Pergerakan dan kondisi pasar saat ini dalam ketidakpastian bahkan XAUUSD saat ini memiliki bias bearish dan akan menahan para pelaku pasar yang masih berharap lanjutkan tren bullish-nya, di mana mereka saat ini sangat menantikan kesaksian hari kedua Powell di hadapan Komite Perbankan Senat. Setiap sinyal mengenai kebijakan moneter akan mempengaruhi dolar AS dan kemungkinan akan memengaruhi harga emas.

 

Analisa Teknikal XAUUSD

ssXAUUSD-2262023.png

XAUUSD di sepanjang pekan ini menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Mengawali perdagangan pekan ini di level 1,958 terlihat hanya beberapa momen yang menunjukkan upaya rebound, meski gagal. Logam mulia ini, bahkan sempat menyentuh level terendah sejak pertengahan Maret silam di level 1,919.16 dan berpotensi melanjutkan penurunan.

XAUUSD saat ini bergerak jauh di bawah garis Simple Moving Average 50, 100, dan 200 mengindikasikan bahwa bullion sepanjang pekan ini masih dalam tren bearish setelah mengalami konsolidasi yang berfluktuasi dalam tiga pekan terakhir.

Mengingat sentimen pasar masih cukup lemah, XAUUSD berpotensi lanjutkan penurunan. Penembusan ke bawah level 1,920 berpotensi membawa XAUUSD lanjutkan penurunan menuju level psikologis 1,900. Kondisi ini membuat XAUUSD memiliki peluang rebound yang relatif lemah. Peluang rebound XAUUSD baru akan memicu bullish secara intensif, jika berhasil menembus level tengah 1,955 dan sentimen terhadap aset berisiko pulih.

Aries Nugroho

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.