Yen Kembali Melemah Pasca BOJ Tidak Merubah Kebijakannya

Baca artikel di situs FBS

USDJPY kembali mendapat dorongan positif pada sesi perdagangan akhir pekan ini, Jumat (22/09/2023), melanjutkan kenaikan di awal sesi Asia setelah Bank of Japan (BoJ) mengumumkan keputusan rapat kebijakan dengan tidak merubah kebijakan saat ini. Pasangan ini kembali naik di atas level 148,00 dan terus bertahan di atas level tersebut mendekati level puncak tahun ini yang dicapai pada hari Kamis.

Seperti yang sudah diperkirakan, bank sentral Jepang memutuskan untuk tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya dan juga tidak memberikan panduan ke depan. Hal ini menandai perbedaan besar dengan pandangan hawkish Federal Reserve (Fed) yang terus mendukung dolar AS yang berperan besar atas kenaikan pasangan USDJPY.

Fed memberi sinyal kemungkinan setidaknya ada satu kali kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun ini, bahkan proyeksi terbaru menunjukkan suku bunga yang lebih ketat hingga tahun 2024 dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya.

Juru bicara pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan baru terhadap pelemahan yen Jepang baru-baru ini dan mengatakan bahwa Jepang tidak akan menutup kemungkinan apa pun dalam mengatasi volatilitas hebat di pasar valuta asing. Investor menanggapinya dengan menunggu apa komentar Gubernur BoJ atas  kemungkinan perubahan dalam sikap yang dovish.

Data sebelumnya menunjukkan penurunan yang tidak terduga dalam Klaim Pengangguran Mingguan AS, mendorong yield obligasi AS dua tahun yang sensitif terhadap suku bunga naik ke puncak baru dalam 17 tahun. Yield obligasi pemerintah AS 10 tahun naik ke level tertinggi sejak November 2007 dan terus mendukung kenaikan dolar AS.

Kemungkinan campur tangan pemerintah Jepang di pasar valuta asing mungkin akan menghambat para pelaku pasar untuk masuk ke pasar, bahkan mungkin masih berhati-hati menempatkan taruhan baru.

Analisa Teknikal USDJPY

USDJPY - 22092023.jpg

Setelah sempat mencatat kenaikan di sesi Eropa, melanjutkan apa yang diperoleh sejak Asia, USDJPY masih cenderung kuat di atas level 148,00. sejauh ini, pola candlestick double top mengindikasikan adanya kemungkinan USDJPY untuk koreksi dari kenaikan yang dicatat sejauh ini. Namun, ini masih membutuhkan konfirmasi pada candle selanjutnya. Namun demikian, melihat pergerakan harga pada timeframe H2 yang bergerak di atas ketiga SImple Moving Average (SMA) dan dikonfirmasi oleh indikator Relative Strength Index yang semakin mendekat area overbought atau level 80, penurunan USDJPY kemungkinan hanya koreksi.

Kelanjutan kenaikan pasangan Safe-Haven ini menembus ke atas level 148.40 membuka peluang BUY USDJPY pada level 148.46 dengan target profit di level 148.64/148.76. Sebaliknya, potensi koreksi menembus ke bawah level 148.20 membuka peluang SELL USDJPY pada level 148.15 dengan target profit di level 148.05/147.95.

Login Sekarang.png

Aries Nugroho

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.