GBP/USD Menembus Harga Terendah Sejak November 2020

GBP/USD Menembus Harga Terendah Sejak November 2020

Diperbarui • 2022-04-15

Konflik bersenjata Rusia – Ukrania menimbulkan polemik baru sementara dunia sedang berusaha keluar dari masalah Pandemic Covid-19, tentunya hal ini berdampak semakin panjangnya waktu untuk pemulihan ekonomi global.

Dampak kondisi geopolitik menyebabkan harga aset komoditas terutama minyak dan emas semakin tinggi, penerapan sanksi ekonomi Blok Barat dan beberapa negara lainnya sepertinya sampai saat ini belum mendapat perhatian khusus dari President Rusia, Vladmir Putin, dan sudah tentu kondisi yang sudah memasuki pekan ketiga sejak invansi militer Rusia 24 Fabruari 2022 ini menyebabkan negara Uni Eropa dan Inggris ikut merasakan dampaknya.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, berbicara pada konferensi pers bersama PM Kanada Justin Trudeau dan PM Belanda Mark Rutte pada hari Senin, mengatakan bahwa Inggris tidak bisa begitu saja menutup penggunaan minyak dan gas dalam semalam, bahkan dari Rusia.

Mata uang GBP terus mengalami penurunan yang cukup signifikan sehingga beberapa level psikologis tidak bisa menahan penurunan mata uang ini, apalagi jika dibandingkan dengan aset safe heaven seperti USD dan juga JPY

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair GBP/USD bergerak dalam range  1.28560 -  1.33589

Trading Plan :

Sell Limit pada harga 1.31568

Target Profit 1.28600

Stoploss 1.33600

Grafik GBP/USD Timeframe D1 (Daily)GBPUSD 080322.png

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera