7 Mitos Forex yang Tersebar Luas, Kini Saatnya Anda Menyangkalnya

Baca artikel di situs FBS
2_2.jpg

Forex sering dikaitkan dengan berbagai hal buruk, tapi asumsi semacam ini hanya timbul dari orang-orang yang takut terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak mereka pahami. Kami merangkum mitos-mitos tentang Forex dipercaya secara luas, dan mencoba memaparkannya dengan jelas agar tidak lagi memercayainya.

Mitos 1: "Broker itu penipu. Mereka hanya ingin menguras isi dompet sampai kering"

Memang, beberapa broker meraup keuntungan trading mereka dari para kliennya. Perusahaan korup itu memang ada, tapi terbilang sedikit, sama seperti beberapa bisnis lainnya. Intinya, Forex adalah pasar terbesar di dunia yang telah eksis selama bertahun-tahun, tapi akibat runtuhnya beberapa broker ritel tertentu di masa lalu, ketidakpercayaan umum itu timbul.

Ada 2 poin utama yang menjadi sumber kesalahpahaman ini.

  1. Perizinan dan regulasi pada akhirnya menutup semua celah yang dapat dimasuki oleh broker untuk melakukan kecurangan. Jika Anda trading dengan broker berlisensi, berarti Anda dipayungi oleh undang-undang, dan segala tindak kecurangan pun akan terhindarkan.
  2. Para broker Forex menghasilkan keuntungan dari spread atau selisih harga jual-beli dalam trading, yang artinya, mereka bisa membeli pada permintaan dan menjual pada penawaran yang ada, dengan menyimpan selisihnya dalam spread. Jadi pada intinya, mereka tidak akan merampok Anda demi sebuah keuntungan.

Untungnya, sekarang ini broker curang sudah dapat dengan mudah dikenali. Lihatlah jangka waktu lisensinya, dan Anda akan aman.

Mitos 2: "Trading itu sama halnya dengan judi"

1_1.jpg

Trading di Forex bersifat spekulatif sampai titik tertentu, tapi bukan berarti menyamakannya seperti kasino. Di pasar Forex, penggunaan strategi dan sarana manajemen keuangan dapat meningkatkan peluang profit Anda secara signifikan.

Meski trading bisa dilakukan SEOLAH-OLAH itu adalah perjudian dengan "taruhan" secara acak, tapi trader sejati akan berpikiran bahwa itu adalah kesempatan untuk meningkatkan kinerja mereka dengan mempelajari strategi dan memahami logika di balik mekanisme pasar.

Inilah kuncinya: Forex TIDAK logika semacam ini dibalik itu semua, dan Anda bisa menguasainya, sedangkan judi adalah risiko yang tak bertujuan, dan merupakan suatu hal yang tidak dapat diubah.

Inilah perbedaan utama antara perjudian dan perdagangan.

Mitos 3: "Jika Anda memiliki uang lebih, Anda sebaiknya menyimpannya di bank daripada menginvestasikannya"

Hal ini tergantung pada hal-hal yang menakuti Anda:

- Kehilangan uang

- Tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk menjadi bos dalam hidup

Forex adalah peluang investasi yang kompleks, tapi menyimpan uang di bank bukanlah sebuah investasi. Secara teknis, investasi berorientasi pada pengembalian hasil di masa depan, sehingga membutuhkan beberapa tingkatan risiko.

Mitos 4: "Hanya orang-orang profesional yang bisa sukses dalam trading"

3.jpg

Poin yang satu ini lebih mudah untuk ditafsirkan — lihat saja kisah-kisah sukses yang menampilkan orang-orang biasa yang mengawalinya dengan keterbatasan pengetahuan finansial.

Namun, itu bukan berarti tidak ada lagi yang perlu dipelajari tentang Forex. Anda bisa MEMASUKI pasar sebagai seorang amatir, tapi Anda tetap perlu belajar dan berlatih bila ingin SUKSES.

Mitos 5: "Jika tidak memiliki banyak uang untuk deposit, Anda tidak akan berhasil di pasar Forex"

Mitos ini sebenarnya adalah kebenaran yang tidak berlaku: dulu, orang-orang biasa tidak dapat mengakses pasar Forex, kecuali mereka yang memiliki banyak uang yang mampu berinvestasi dalam jumlah 6-7 digit.

Penciptaan trading online telah mengubah segalanya.

Sekarang, siapa saja bisa menjangkau trading Forex — misalnya, deposit minimum di FBS dimulai dari $1. Selain itu, broker juga menawarkan welcome bonus dan layanan khusus untuk membantu pemula memulai trading.

Kini, koneksi internet yang stabil, laptop/smartphone yang canggih, dan modal kecil menjadi satu-satunya kunci yang dibutuhkan untuk memasuki pasar.

Mitos 6: "Anda harus keluar dari pekerjaan Anda dan fokus sepenuhnya pada Forex jika ingin sukses sebagai trader"

Forex terlihat menakutkan bagi kebanyakan orang karena mereka berpikir bahwa mereka akan dituntut untuk membuat perubahan karier secara mendasar, keluar dari pekerjaan dan berlayar ke tempat yang tidak diketahui. Sengeri itukah?

Faktanya adalah Anda justru bisa menjalankan trading sebagai pekerjaan paruh waktu. Apalagi dengan ketersediaan berbagai sarana yang dapat membantu Anda dalam mengelola trading tanpa harus berhenti dari pekerjaan utama Anda. Misalnya, dengan menggunakan Expert Advisor untuk mengotomatiskan trading, menggunakan aplikasi FBS Trader untuk bekerja secara mobile, atau FBS CopyTrade untuk menyalin order para trader pro.

Bahkan sudah banyak orang di dunia ini yang menjadikan trading sebagai sumber penghasilan sampingan mereka dan ada pula yang secara total mengalihkan waktunya hanya untuk trading ketika mereka merasa sudah cukup berpengalaman.

Mitos 7: "Pergerakan pasar itu acak dan tidak mungkin bisa diprediksi"

Mungkin terlihat demikian jika Anda melihatnya dari grafik tertentu khususnya yang menampilkan beberapa situasi jangka pendek. Namun, jika Anda melihatnya secara lebih mendalam, Anda akan menjumpai pergerakan kurs dalam suatu tren tertentu, dan tren ini sama sekali tidaklah acak.

Sarana analisis teknikal akan membantu Anda dalam menganalisis situasi tersebut, mengenali tren, dan trading pada tren tersebut sampai akhirnya mendapatkan keuntungan darinya.

Tidak dapat dipungkiri, kondisi ekonomi global memang kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga mustahil untuk membuat prediksi dengan benar dalam 100% kasus. Tapi di sisi lain, hal terpentingnya adalah usaha trading Anda bermanfaat bagi evaluasi kinerja Anda.

Baca lebih lanjut

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.