Apa itu Indeks Big Mac?

Baca artikel di situs FBS

1_642x361_cover.png

Meskipun digolongkan sebagai makanan tidak sehat, Big Mac dikenal dan dicintai oleh banyak orang di seluruh dunia. Namun, tahukah Anda bahwa Big Mac juga merupakan sebuah indikator ekonomi?

Baca artikel ini untuk mempelajari tentang Indeks Big Mac, apa artinya, bagaimana itu diciptakan, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya dalam trading.

Patty daging sapi dua lapis

Di mana pun Anda tinggal–Tokyo, Moskwa, Jakarta, atau Oslo–Anda dapat pergi keluar, mengunjungi McDonald terdekat, dan menikmati burger daging sapi dua lapis, selada, keju, acar, dan bawang bombay, semuanya dilumuri dengan saus spesial dan diapit di antara dua roti lembut. Anda dapat menikmati Big Mac yang memiliki 500 kalori. Atau tidak, tergantung pada pola makan Anda.

Di masing-masing negara, Big Mac sedikit berbeda dalam hal penyajian, ukuran, dan kalori, tetapi formula dasar untuk burger yang mendunia ini tetap sama.

Bahan-bahan Big Mac mencakup beberapa produk makanan paling umum yang tersedia di kebanyakan negara. Bahannya dapat dibeli di swalayan sekitar Anda: bawang, daging, selada, keju, acar, dll. Jadi, Anda bisa menyebutnya sebagai sekeranjang barang (basket of goods) siap pakai. Itulah mengapa pada pertengahan tahun 80-an, The Economist menggunakan harga Big Mac sebagai alat sederhana untuk analisis mata uang.

Memperkenalkan Indeks Big Mac

1_642x361_2.png

Indeks Big Mac diciptakan pada tahun 1986 oleh The Economist, salah satu majalah paling berpengaruh dalam bisnis, politik, teknologi, dan budaya internasional.

Dengan sejarah lebih dari 170 tahun, The Economist dianggap sebagai standar untuk berita ekonomi dan laporan peristiwa global. Staf majalah ini termasuk jurnalis yang berbakat dan sangat terlatih.

Sampai saat ini, The Economist telah memperkenalkan beberapa indeks, termasuk Indeks Demokrasi, Indeks Glass Ceiling, Indeks Kota Paling Berbahaya, Indeks Harga Komoditas, dan Indeks Big Mac. Berdasarkan harga Big Mac di berbagai negara, Indeks ini seharusnya memberikan penilaian mata uang yang lebih baik.

Kita ambil contoh dua negara besar, AS dan Tiongkok. Kita bandingkan harga Big Mac di kedua negara ini yang dinyatakan dalam mata uang lokal. Perbedaan harga akan memberi kita nilai tukar Big Mac, yang sering kali berbeda dari apa yang kita dapatkan dari sumber resmi. Kemudian, kita dapat melanjutkan dengan menentukan apakah mata uang yang dimaksud overvalued atau undervalued.

Dalam kurs dolar-yuan versi Big Mac, kita mendapatkan rasio kasar 1:4 – $5,93 untuk hamburger di AS dan ¥24,9 di Tiongkok. Hasilnya memberi kita gagasan alternatif tentang berapa harga yuan Tiongkok yang seharusnya: kurs ¥4,20 untuk $1, dibanding kurs resmi ¥6,7 untuk $1.

Pendekatan dalam kacamata pangan ini juga disebut Burgernomics. Hal ini didasarkan pada teori PPP, yang merupakan singkatan dari Purchasing Power Parity (Paritas Daya Beli). Konsep ini menawarkan gagasan bahwa kurs, dalam jangka panjang, harus bergerak ke arah menyamakan harga untuk sekeranjang barang dan jasa yang identik di dua negara mana pun. Dalam hal ini, sekeranjang barang yang dimaksud adalah bahan Big Mac.

Apa yang ditunjukkan oleh Indeks Big Mac?

Meskipun Indeks Big Mac hampir tidak dapat disebut sebagai alat yang tepat untuk mengukur nilai mata uang, tetapi data tersebut dapat memberikan beberapa hasil yang tidak terduga dan ide menarik untuk dikembangkan.

Misalnya, menurut indeks Big Mac, rubel Rusia adalah mata uang paling undervalued di dunia (-69,9%). Pada rilis Indeks Big Mac terbaru, satu dolar setara dengan 70 rubel, sementara Big Mac di Rusia hanya seharga $1,74, yang merupakan harga burger terendah di dunia! Jadi dari perspektif Indeks Big Mac, satu dolar seharusnya setara dengan 23 rubel.

1_642x361_3.png

Mata uang undervalued lainnya termasuk lira Turki, pound Lebanon, ringgit Malaysia, rupiah Indonesia, dan leu Rumania.

Big Mac Index menunjukkan bahwa franc Swiss adalah mata uang yang paling overvalued di dunia. Di Swiss, sebuah Big Mac dihargai 6,98 dolar AS dengan tingkat Indeks Big Mac 1,12 franc per dolar AS. Namun, pasar pertukaran mata uang menunjukkan bahwa kurs USDCHF adalah 0,93. Ini berarti bahwa mata uang Swiss dinilai terlalu tinggi sebesar 20,16%. Sekali lagi, itu jika kita memilih untuk menyederhanakan ekonomi, mengesampingkan semua data dan faktor yang berkorelasi.

Dapatkah kita menggunakan perbandingan harga Big Mac dalam trading?

Terlepas dari namanya yang lucu, Indeks Big Mac atau Burganomics bukan hanya cara lucu untuk menimbang ekonomi. Indeks ini telah menjadi standar global selama bertahun-tahun. Saat ini, beberapa buku teks ekonomi dan berbagai macam studi akademis memasukkannya sebagai alat yang berguna untuk melakukan perbandingan mata uang.

Namun, apakah ini merupakan alat prakiraan yang baik untuk trading?

Salah satu alasan mengapa trader dapat menggunakan Indeks ini untuk prakiraan adalah untuk membuat peta arah potensial ke mana pasar mungkin menuju. Namun, trader harus mempertimbangkan banyak faktor lain yang memengaruhi harga Big Mac. Selain itu, kurs tidak selalu menjadi indikator yang pasti untuk menentukan ke mana pasar akan bergerak.

Kesimpulan

Penting untuk diingat bahwa Indeks Big Mac tidak mempertimbangkan fluktuasi kecil jangka pendek dalam pasar Forex. Indeks ini berfokus pada fluktuasi jangka panjang. Namun, ketika dikombinasikan dengan indikator lain dan didukung dengan sekumpulan data pasar yang beragam, Indeks ini mungkin berguna untuk menambah alat trading Anda.

Misalnya, Anda dapat mencoba Indeks Big Mac saat trading Forex dengan FBS untuk melihat bagaimana indikator ini akan memengaruhi strategi dan hasil Anda.

FAQ

Apa itu Indeks Big Mac?

Indeks Big Mac adalah alat yang diciptakan oleh Economist pada tahun 1986 untuk mengukur ketidakseimbangan daya beli konsumen antar negara. Indeks ini menggunakan burger Big Mac sebagai pengganti “sekeranjang barang”, indikator ekonomi tradisional untuk mengukur perbedaan harga konsumen.

Apa yang dibandingkan oleh Indeks Big Mac?

Indeks Big Mac membandingkan harga Big Mac yang terkenal di berbagai negara untuk memberikan pandangan alternatif tentang bagaimana mata uang dihargai. Hasilnya sering bertentangan dengan kurs resmi.

Bagaimana mata uang bisa dianggap overvalued atau undervalued?

Mata uang dianggap overvalued atau undervalued tergantung pada apakah ada kebutuhan untuk menyeimbangkan perdagangan. Pada mata uang undervalued, harga barang-barang lebih terjangkau di pasar global. Pada mata uang overvalued, biaya impor akan meningkat.

Apakah Indeks Big Mac merupakan ukuran yang tepat untuk PPP?

Indeks Big Mac adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana PPP bekerja. Namun, Anda tidak boleh melihat Indeks ini sebagai alat perbandingan mata uang yang utama.

Apa itu PPP Big Mac?

PPP (Paritas Daya Beli) Big Mac adalah laporan tahunan yang membandingkan berbagai mata uang berdasarkan harga relatif Big Mac di seluruh dunia.

Baca lebih lanjut

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.