1. FBS Broker >
  2. Blog FBS >
  3. Cara melakukan Short Sell. Kelebihan dan Kekurangan Short Selling
Diperbarui • 2023-06-07

Cara melakukan Short Sell. Kelebihan dan Kekurangan Short Selling

cover.jpg

Apa itu short selling?

Sederhananya, short selling adalah ketika investor meminjam sekuritas dan menjualnya dengan harapan dapat membelinya kembali dengan harga yang lebih rendah pada masa mendatang sehingga menghasilkan profit. Inilah yang dimaksud dengan short selling.

Namun, kita tidak boleh terlalu menyederhanakan strategi investasi ini karena short selling tidak hanya berpeluang menghasilkan profit yang signifikan, tetapi juga memiliki risiko yang besar. Ditambah dengan beberapa kekurangan lain yang mungkin ingin Anda ketahui, short selling merupakan aktivitas yang tidak dapat dianggap remeh.

Artikel ini akan memperkenalkan Anda pada short selling, menjelaskan kelebihan dan kekurangannya, alasan Anda perlu mencobanya, dan, yang terpenting, apa yang harus Anda waspadai.

Bagaimana cara kerja short selling?

Ketika melakukan short selling, Anda mencoba berspekulasi tentang perkiraan penurunan harga saham. Short selling hanya cocok untuk pelaku pasar berpengalaman.

Untuk membuka posisi short selling, kita harus terlebih dulu meminjam saham atau aset lain yang nilainya diperkirakan akan turun. Setelah itu, kita menjual saham yang dipinjam tersebut kepada orang yang bersedia membayar sesuai harga pasar.

Langkah berikutnya adalah menunggu hingga harga saham tersebut turun sehingga investor dapat membelinya kembali dengan harga yang lebih rendah dan mengembalikannya kepada pemberi pinjaman. Kiat utamanya adalah bahwa harga mungkin saja tidak turun, tetapi malah naik. Dengan demikian, potensi risikonya hampir tidak terbatas.

Apa risiko short selling?

Kebalikan dari short selling adalah long selling. Ketika membuka posisi long (jual), Anda hanya trading saham milik Anda sendiri dan, jika terjadi kegagalan, Anda hanya kehilangan uang yang Anda investasikan. Jadi, jika Anda membeli satu saham seharga $100, kerugian maksimum Anda adalah $100. Hal itu dikarenakan harga saham tidak mungkin turun di bawah $0.

Dalam short selling ceritanya berbeda jauh. Ketika Anda melakukan short sell, secara teori, tidak ada batasan berapa banyak kerugian yang dapat dialami jika Anda gagal karena harga saham berpotensi melonjak sangat tinggi.

Mari kembali ke contoh tadi: dengan satu saham seharga $100, jika harga naik mencapai $300 sebelum Anda keluar, kerugian Anda akan menjadi $200 per saham.

Risiko lain yang mungkin dialami oleh short seller adalah short squeeze. Ini adalah situasi ketika saham yang laku keras dalam posisi short mengalami kenaikan harga secara dramatis. Proses ini membuat para short seller berlomba-lomba membeli kembali saham tersebut untuk menutup transaksi mereka karena harga naik secara ekstrem dan investor berusaha membatasi kerugiannya.

Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, short sell hanya cocok jika Anda adalah investor berpengalaman yang siap menghadapi risiko keuangan yang serius. Jika belum siap, Anda mungkin harus mencoba hal lain yang tidak terlalu berisiko.

Frame_11.jpg

Alternatif short selling dengan risiko rendah

Membeli opsi jual (put option) untuk saham yang sama adalah alternatif untuk short selling yang membatasi eksposur kerugian Anda. Jika memiliki opsi jual, Anda dapat menjual saham pada harga yang telah ditentukan, yang disebut harga kesepakatan (strike price). Jika harga saham naik, kerugian Anda akan dibatasi sebanyak yang telah Anda bayarkan untuk opsi jual (premi opsi).

Besaran premi opsi tergantung pada harga kesepakatan dan tanggal kedaluwarsa opsi jual. Semakin tinggi harga kesepakatan dan semakin jauh tanggal kedaluwarsa, semakin tinggi premi opsi.

Berikut adalah contohnya: sebuah saham diperdagangkan seharga $100 pada tanggal 10 April 2023. Opsi jual dengan biaya $15 per saham memiliki harga kesepakatan sebesar $100, yang kedaluwarsa dalam dua minggu pada tanggal 24 April 2023. Jadi, jika harga saham naik di atas $100, kerugian Anda akan dibatasi hingga $15 per saham (ditambah komisi).

Bagaimana short selling dapat menghasilkan uang?

Lihatlah ini sebagai sisi lain dari risiko yang dimiliki oleh short selling. Ketika Anda menjual saham dengan perkiraan harganya akan turun dan perkiraan itu terbukti benar, Anda membeli kembali saham tersebut dengan harga yang lebih rendah sehingga menghasilkan selisih antara harga jual dan harga beli. Selisih harga tersebut adalah profit Anda. Semakin besar selisihnya, semakin banyak uang yang Anda hasilkan.

Berikut adalah contoh sederhana short selling: misalnya, terdapat saham yang diperdagangkan seharga $50 per saham. Anda meminjam 100 lembar saham dan menjualnya seharga $5.000. Kemudian saham tersebut bergerak sesuai perkiraan Anda – harganya turun. Untuk memudahkan perhitungan, katakanlah harganya turun menjadi $25 per saham. Ketika hal itu terjadi, Anda membeli 100 saham untuk mengganti saham yang telah Anda pinjam. Dalam kasus ini, profit Anda adalah $2.500.

Namun, ada hal lain yang harus Anda ketahui tentang short selling, yaitu biaya yang harus dikeluarkan.

Apakah melakukan short melibatkan banyak pengeluaran?

Jawabannya adalah ya. Ketika berencana mengambil posisi short, Anda harus mempertimbangkan biaya berikut:

  • Bunga margin

Anda tidak akan dapat memulai short selling tanpa akun margin. Jadi, setiap short seller harus membayar bunga untuk dana yang dipinjamnya.

  • Biaya peminjaman saham

Ada saatnya Anda tidak dapat meminjam saham dari beberapa perusahaan karena bunga short yang tinggi atau jumlah saham yang terbatas. Meminjam saham semacam itu akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jenis biaya ini didasarkan pada tarif tahunan; angkanya dapat sangat tinggi dan disesuaikan untuk jumlah short trade yang dibuka.

  • Dividen dan pembayaran lainnya

Terakhir, setiap short seller mungkin harus membayar dividen untuk saham yang dijual secara short ditambah pembayaran untuk acara perusahaan lainnya yang berhubungan dengan saham yang ia jual secara short tersebut, termasuk pemecahan saham dan spinoff.

Kelebihan dan Kekurangan Short Selling

Pelaku pasar beralih ke short selling dengan alasan berikut:

  • Menjual secara short berpeluang mendatangkan profit yang besar.
  • Strategi ini memerlukan modal awal yang relatif kecil.
  • Melakukan aksi short dimungkinkan dengan investasi dengan leverage.
  • Investor dapat melakukan lindung nilai terhadap kepemilikan lainnya.

Pada sisi lain, short selling memiliki beberapa kekurangan yang signifikan:

  • Jika short selling gagal, kerugian Anda berpotensi tak terbatas.
  • Anda tidak dapat melakukan short tanpa akun margin.
  • Short selling memerlukan pembayaran bunga margin.
  • Short squeeze dapat membuat Anda terjerat utang.

Kesimpulan

Investor dan trader melihat short selling sebagai sebuah cara untuk memperoleh profit saat pasar lesu dengan meminjam saham, menjualnya dengan harga pasar, lalu membelinya kembali dengan harga lebih rendah pada masa mendatang. Tentu saja, jika perkiraan bearish menjadi kenyataan.

Beberapa pihak mengkritik konsep short selling sebagai bertaruh melawan pasar, tetapi di sisi lain, banyak pihak yang menganggap short selling sebagai faktor penyeimbang yang membuat pasar lebih efisien.

Short selling memang dapat mendatangkan profit yang besar. Namun, terdapat pula risiko tinggi yang berkaitan dengan kerugian keuangan yang hampir tak terbatas, seandainya terjadi kegagalan. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah terkait dengan biaya, seperti bunga margin dan biaya peminjaman saham yang semakin menambah kerumitan short selling secara keseluruhan.

  • 1321

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera