1. FBS Broker >
  2. Blog FBS >
  3. Perlindungan Saldo Negatif dalam Trading Forex
Diperbarui • 2023-09-07

Perlindungan Saldo Negatif dalam Trading Forex

cover.png

Perlindungan saldo negatif (NBP) adalah tempat berlindung di tengah pasar Forex yang keras. Dalam artikel ini, kita akan menggali konsep NBP dan perannya dalam mencegah agar trader tidak mengalami kerugian besar dalam trading Forex. Kita akan menyoroti kemampuan NBP dalam memberikan rasa aman kepada trader, dan mempelajari kelemahan mekanisme ini. Setelah membaca artikel ini, Anda akan mengetahui negara mana saja yang telah dan belum menerapkan regulasi tentang NBP. Kami juga akan memberikan beberapa masukan tentang cara mengelola risiko di luar NBP.

Apa itu perlindungan saldo negatif dalam trading Forex?

NBP melindungi klien dari kehilangan uang melebihi saldo yang tersisa. Broker Forex teregulasi menawarkan NBP sesuai dengan peraturan untuk mencegah agar para trader tidak mengalami kerugian melebihi jumlah saldo akun mereka. Secara khusus, broker menjamin saldo akun trader tidak akan jatuh di bawah nol akibat kerugian trading karena broker memberikan kompensasi untuk kerugian yang terjadi dan mengembalikan saldo akun trading menjadi nol.

Mekanisme perlindungan saldo negatif membantu para trader bertahan menghadapi pergerakan pasar yang ekstrem dan tak terduga. Pendekatan manajemen risiko ini sangat penting bagi mereka yang menggunakan leverage tinggi dalam trading karena leverage adalah fitur rumit yang dapat melipatgandakan profit, tetapi juga dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar. Dengan bantuan NBP, para trader tidak berutang uang kepada broker. Itu sebabnya mereka tidak bertanggung jawab untuk membayar saldo negatif.

Setiap trader Forex harus memahami NBP agar terhindar dari utang.

Manfaat NBP, atau pentingnya setiap trader Forex mengetahuinya

NBP berfungsi sebagai mekanisme manajemen risiko yang penting dalam Forex dan memberi para trader peluang untuk menyelamatkan diri ketika pasar bergerak ke arah yang tak diinginkan. Dalam paragraf ini, kita akan membahas alasan utama para trader harus mendalami alat bantu manajemen risiko ini—salah satu yang paling dapat diandalkan—dan cara memanfaatkan NBP.

Manajemen risiko yang efektif

Inti dari NBP adalah broker menawarkan bantuan luar biasa kepada klien untuk mencegah saldo akun jatuh di bawah nol. Dengan perlindungan ini, trader dapat mengelola risiko dengan lebih baik. Ketika menyadari Anda tidak mungkin mengalami kerugian melebihi saldo yang tersisa, akan lebih mudah untuk membuat keputusan yang tepat, menghitung risiko, dan memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi.

Peningkatan kondisi psikologis

Pertama, memiliki jaminan bahwa Anda tidak akan memiliki utang atau mengalami kerugian melebihi investasi awal dalam trading mata uang sangatlah menenangkan. Kedua, kemampuan untuk menghindari kerugian finansial yang signifikan tidak hanya menarik, tetapi juga membantu menjaga kestabilan emosi dan mencegah potensi tekanan mental. NBP membuat trader mampu berpikir tenang saat trading Forex. Pada akhirnya, hal ini akan menghasilkan keputusan yang tepat, disiplin yang lebih baik, dan fokus yang terjaga.

Broker tepercaya

Broker Forex yang menawarkan NBP menunjukkan tingkat transparansi dan keandalan yang tinggi dalam hubungannya dengan klien. Broker seperti ini berkomitmen untuk menanggung semua kerugian yang dialami para trader, meskipun saldo akun mereka turun jauh di bawah nol dalam proses trading Forex.

Kelemahan NBP

Saat mempelajari mekanisme yang hendak Anda terapkan dalam praktik trading Forex, penting untuk mempelajari mekanisme tersebut secara komprehensif, dengan memberikan perhatian khusus pada kelemahannya. Mengetahui kelemahan sejak awal akan bermanfaat dan memungkinkan para trader untuk mengevaluasi potensi efektivitas tindakan yang hendak mereka ambil.

Risiko yang berlebihan

Ketika tahu para trader tidak akan bertanggung jawab atas kerugian yang melebihi deposit dan tidak akan berutang, mereka dapat terjebak dalam perilaku yang lebih berisiko dan membuka posisi yang lebih besar karena beranggapan dirinya terlindungi. Perilaku trading ini dapat menyebabkan trader kehilangan disiplin, yang sangat penting bagi kesuksesan, dan menghasilkan keputusan yang tidak bertanggung jawab.

Biaya trading yang lebih tinggi

Broker sering kali mengompensasi pemberian NBP dengan meningkatkan komisi atau biaya, yang dapat mengurangi profitabilitas trader.

Peluang trading yang terbatas

Untuk meminimalkan risiko kerugian yang besar akibat NBP, broker menerapkan leverage rendah dan meningkatkan persyaratan margin, yang secara signifikan membatasi peluang trading.

Masalah keuangan yang berisiko tinggi bagi broker

Akibat perlindungan saldo negatif yang diberikan kepada klien, broker mungkin akan membebankan kewajiban finansial yang berat pada trader. Jadi, jika sebuah peristiwa mengejutkan yang memengaruhi pasar Forex menyebabkan meluasnya saldo negatif pada seluruh akun klien, broker harus menutupi saldo negatif tersebut, yang berpotensi membebani modal broker.

Negative_Balance_Protection_1200x675_2.png

Aspek regulasi NBP

Aturan hukum perlindungan saldo negatif telah menjadi topik perdebatan yang panas sejak lama. Beberapa negara telah mengadopsi undang-undang tentang NBP, sementara yang lain belum. Mari kita bahas beberapa detailnya.

Negara dan otoritas pengawas yang telah mengadopsi NBP

Uni Eropa — ESMA

Pada tahun 2018, Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) menyatakan telah mengambil beberapa tindakan yang bertujuan untuk melindungi investor, termasuk pembatasan tertentu terhadap Kontrak untuk Perbedaan (CFD). Pembatasan tersebut mencakup penerapan NBP untuk akun trader dan investor. ESMA merujuk ke apresiasi tajam terhadap franc Swiss pada tahun 2015 setelah Bank Nasional Swiss mematok franc Swiss (mata uang nasional Swiss) terhadap euro, dan oleh karena itu menyoroti pentingnya memiliki perlindungan saldo negatif.

Regulasi tersebut menetapkan batasan terhadap potensi kerugian yang timbul akibat trading CFD maksimal sebesar jumlah deposit trader. Pembatasan tersebut berlaku untuk entitas yang menawarkan CFD, termasuk broker ritel Forex.

Inggris — Otoritas Pengawas Keuangan

Pada tahun 2019, menyusul ESMA, Otoritas Pengawas Keuangan (FCA) Inggris mengumumkan tindakan untuk memperkuat perlindungan terhadap investor dan trader, termasuk pembatasan CFD. Perlindungan saldo negatif adalah salah satu dari tindakan perlindungan tersebut. Aturan FCA memuat ketentuan tentang tanggung jawab perusahaan broker untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah para trader ritel mengalami kerugian melebihi saldo akun mereka. Dengan demikian, broker Forex Inggris diwajibkan untuk memberikan NBP kepada kliennya dan mencegah supaya akun tidak negatif.

Australia — Komisi Sekuritas & Investasi Australia

Pada tahun 2020, otoritas Australia memutuskan untuk menerapkan berbagai pembatasan terhadap semua perusahaan yang beroperasi di Australia yang menggunakan CFD. Pada bulan Maret 2021, Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC) memberlakukan tindakan untuk melindungi investor dan trader ritel, termasuk perlindungan saldo negatif wajib yang harus ditawarkan oleh broker Forex Australia.

Negara dan otoritas pengawas yang menerapkan larangan terhadap NBP

Pemerintah dapat memilih untuk melarang NBP dengan berbagai alasan. Melarang NBP membantu menjaga stabilitas dan integritas pasar keuangan. Larangan hukum semacam itu mencegah terjadinya leverage berlebihan dan pengambilan risiko yang tidak bertanggung jawab yang dapat menyebabkan terganggunya pasar dan kegagalan broker. Pemerintah menciptakan lingkungan pasar yang lebih stabil dan berkelanjutan dengan berfokus pada praktik trading yang bertanggung jawab.

AS –  Komisi Trading Berjangka Komoditas

Sesuai dengan Kode Peraturan Federal, Pasal 17, Klausul 5.16, yang berkaitan dengan Larangan jaminan terhadap kerugian, broker Forex tidak diizinkan untuk menawarkan jaminan terhadap kerugian, memberlakukan pembatasan terhadap kerugian, atau menghindari pungutan uang jaminan, margin, atau deposit lain yang diperlukan dari klien Forex ritel. Komisi Trading Berjangka Komoditas (CFTC) menyatakan bahwa para trader diwajibkan untuk mengompensasi semua kerugian yang timbul melebihi dana awal mereka. Preseden hukum terjadi pada tahun 2016 ketika CFTC mengajukan gugatan terhadap broker Forex yang melanggar peraturan tersebut.

Jepang — Otoritas Jasa Keuangan

Sama seperti CFTC, Lembaga Jasa Keuangan Jepang (FSA) melarang broker ritel Forex menyediakan NBP untuk kliennya. Rakyat Jepang mengkritik keputusan pemerintah ini dengan merujuk ke berbagai peristiwa ketika yen Jepang mengalami penurunan yang tajam dan trader menderita kerugian yang besar.

Bagaimana cara mengelola risiko di luar NBP?

Mengelola risiko dengan efektif tanpa mengandalkan mekanisme NBP sangat mungkin dilakukan dan mendorong trader Forex untuk bekerja dengan lebih teliti dan hati-hati. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dipertimbangkan:

1. Kontrol volume posisi

Semua trader harus ingat bahwa tidak semua order menguntungkan. Artinya, semakin besar posisi yang Anda buka, semakin tinggi risiko yang Anda ambil. Dengan mengontrol volume posisi, trader dapat mengurangi potensi kerugian dan secara efektif mengelola eksposur risiko secara keseluruhan.

2. Gunakan order stop loss

Dengan menggunakan order stop loss, trader dapat secara otomatis keluar dari trading begitu harga mencapai titik kerugian maksimum yang sudah ditentukan sehingga meminimalkan kemungkinan masuk ke zona negatif.

3. Berhati-hati dengan leverage

Trading dengan leverage memang sulit karena dapat melipatgandakan kerugian dan profit Anda. Para trader harus memperhatikan hal ini dan menganalisis risiko yang menyertainya. Sangat dianjurkan untuk menggunakan leverage moderat untuk mengelola risiko dengan efektif.

4. Evaluasikan rasio risk-reward terlebih dahulu

Sebelum memasuki trading, sangat penting untuk mengevaluasi rasio risiko-hasil untuk memastikan potensi profit lebih besar daripada potensi kerugian. Menentukan rasio risiko-hasil memungkinkan para trader untuk membandingkan hasil yang mungkin diperoleh dengan potensi kerugian dan memutuskan kelayakan untuk membuka trading mata uang.

5. Diversifikasikan portofolio trading Forex Anda

Dengan berinvestasi pada pasangan mata uang yang berbeda, trader memastikan stabilitas portofolio karena diversifikasi meminimalkan dampak satu trading terhadap portofolio Forex Anda secara keseluruhan, mengurangi risiko kerugian yang signifikan.

Kesimpulan

Perlindungan saldo negatif merupakan fitur bermanfaat yang ditawarkan broker Forex untuk mencegah agar akun trader tidak masuk ke wilayah negatif akibat trading yang merugi. Dengan NBP, broker menjamin klien tidak akan terjerat utang karena ia bertanggung jawab untuk mengembalikan saldo akun trader menjadi nol. NBP menawarkan manajemen risiko yang efektif dan stabilitas emosional, sekaligus membuktikan bahwa broker dapat diandalkan.

Namun, penting untuk diketahui bahwa terkadang NBP membuat trader kurang berhati-hati, menurunkan profit, dan menempatkan beban keuangan pada broker, yang secara keseluruhan berdampak negatif terhadap seluruh pasar. Oleh karena itu, para trader Forex harus menimbang kelebihan dan kekurangan NBP untuk menghindari aspek-aspek yang merugikan dan meraih kesuksesan dalam trading Forex.

Tanya Jawab (FAQ)

Dapatkah saya trading Forex tanpa margin?

Ya, trading Forex dapat dilakukan tanpa margin. Namun, ini memerlukan modal dalam jumlah besar. Biasanya, trader Forex yang membuka posisi tanpa margin adalah profesional yang memiliki modal besar, sering kali di atas €10.000. Perlu diingat bahwa trading dengan mengabaikan margin berarti semakin besar kerugian yang dialami trader, semakin sering saldo akun harus diisi ulang.

Dapatkah Anda trading dengan perlindungan saldo negatif di FBS?

Ya, broker FBS memungkinkan kliennya untuk trading dengan perlindungan saldo negatif, mencegah saldo akun trader agar tidak masuk ke zona merah. FBS menawarkan NBP untuk memastikan para trader tidak menanggung kerugian melebihi deposit mereka.

Dapatkah saya trading dengan saldo nol?

Untuk trading tanpa dana riil, Anda dapat membuka akun trading demo yang menyediakan dana virtual dan memungkinkan Anda mengembangkan keterampilan trading dalam kondisi yang bebas risiko. Namun, Anda tidak dapat trading dengan saldo nol saat trading dengan akun real. Tanpa modal riil, Anda tidak dapat mengeksekusi order dalam trading langsung. Anda harus mendeposit dana ke akun trading real sebelum terlibat dalam aktivitas trading apa pun.

  • 1676

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera