BOJ: Proyeksikan Inflasi Akan Naik, Suku Bunga Tetap

Baca artikel di situs FBS

Bank sental Jepang diperkirakan akan menaikkan perkiraan inflasinya meski masih mempertahankan kebijakan atas suku bunganya yang sangat rendah pada pertemuan kebijakan BoJ bulan ini, sumber mengatakan. Apa yang dilakukan BoJ ini tak lepas karena kekhawatiran resesi AS yang akan berdampak pada rapuhnya prospek pemulihan ekonomi Jepang.

Sumber tersebut juga meyakini bahwa BOJ, dalam laporan triwulanan pada pertemuan 20-21 Juli, kemungkinan akan memproyeksikan inflasi konsumen inti akan melampaui target 2% pada tahun fiskal saat ini yang berakhir pada Maret 2023, naik dari perkiraan saat ini sebesar 1,9% yang dibuat pada April silam.

BoJ melihat inflasi saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan di negara-negara Barat, sehingga belum ada kebutuhan signifikan untuk mengubah panduan kebijakan dovish-nya yang membuatnya menjadi satu-satunya di antara sejumlah bank sentral global yang menaikkan suku.

Bank sentral Jepang tersebut juga akan memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun fiskal saat ini di 2,9%, sebagian besar imbas dari hantaman terhadap output atas masalah pasokan yang disebabkan oleh lockdown ketat COVID-19 di China.

Ekspektasi Pasar:

USD/JPY diperkirakan akan bullish dengan pemberitaan tersebut dengan pergerakan harga di rentang 136.15 / 135.32 

Trading Plan:

Buy Stop di level 136.30 dengan target profit mulai dari level 136.50  / 136.65 

Sell Stop di level 135.45  dengan target profit di level 135.20 / 135.00

USDJPY 08072022.jpg

Aries Nugroho

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.