Minyak bisa mencapai $100, apa artinya bagi pasar dan inflasi?

Baca artikel di situs FBS

Semakin banyak analis percaya bahwa minyak Brent akan melampaui $100 per barel. Beberapa dari mereka memperkirakan bahwa level $125 dan $150 akan dicapai selama beberapa bulan. Karena minyak adalah salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan di dunia, sudah pasti akan berdampak pada inflasi dan pasar keuangan. Setidaknya, orang-orang berpikir demikian. Jadi, seberapa kuat minyak akan menggerakkan pasar, dan bagaimana arah pergerakannya? Mari kita cari tahu!

Korelasi minyak dan pasar saham

 Kenaikan harga minyak biasanya menurunkan ekspektasi tingkat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan ekspektasi inflasi dalam jangka waktu pendek. Penurunan prospek pertumbuhan ekonomi pada akhirnya akan menurunkan ekspektasi pendapatan perusahaan sehingga berdampak pada penurunan harga saham. Namun, itu hanya dalam teori. Jadi, mari kita lihat pengukur korelasi untuk mengetahui kebenarannya.

imgonline-com-ua-Resize-yLOqjZCbGg.jpg

Di sini, Anda dapat melihat indeks S&P500 (US500, oranye) dibandingkan dengan XBR/USD (minyak Brent Inggris, biru). Selain itu, Anda dapat menemukan pengukur korelasi di bagian bawah layar; itu adalah alat untuk mengukur korelasi antara instrumen dan aset. Terbukti bahwa sejak jatuhnya pasar saham pada Maret 2020, baik US500 maupun XBR/USD memiliki korelasi positif. Ini berlawanan dengan ekspektasi pasar terhadap pergerakan harga minyak dan saham serta menunjukkan bahwa harga minyak yang tinggi tidak selalu berujung pada penurunan saham.

Fakta tentang minyak

Kami menemukan informasi bahwa para penyelidik di Federal Reserve Bank of Cleveland melihat pergerakan harga minyak dan pasar saham serta tidak menemukan banyak korelasi antara harga minyak dan pasar saham.

Sebaiknya, Anda memisahkan korelasi dengan sebab-akibat. Minyak memang berdampak pada ekonomi AS, tetapi dampak ini bersifat dua arah. Di satu sisi, harga minyak yang tinggi menciptakan lebih banyak pekerjaan di industri minyak dan meningkatkan investasi dalam deposit minyak serpih. Di sisi lain, harga minyak yang tinggi juga memukul bisnis dan konsumen dengan biaya transportasi dan manufaktur yang lebih tinggi. Untuk lebih spesifik, kita dapat mengasumsikan bahwa perubahan harga minyak menyebabkan perpindahan uang dari perusahaan konsumen minyak ke perusahaan produsen minyak dan sebaliknya. Minyak tidak mendorong harga saham karena faktor harga lain dalam perekonomian—seperti upah, suku bunga, logam industri, plastik, dan teknologi komputer—dapat mengimbangi perubahan biaya energi.

Dengan kata lain, perekonomian sangatlah kompleks; kita tidak dapat mengharapkan satu komoditas menggerakkan semua aktivitas bisnis dengan cara yang dapat diprediksi.

Apa yang bisa diharapkan sekarang?

Secara teknis, minyak sedang dalam konsolidasi. Penembusan (breakout) di level $93.00 akan membuka skenario bullish. Namun, mengingat korelasi negatif minyak dengan US500 saat ini, US500 dapat menurun lebih lanjut. Minyak mungkin bergerak naik ke garis resistance $91.00 dalam jangka pendek.

Grafik H4 XNG/USD

Garis resistance: 91.00, 93.00, 95.00;

Garis support: 88.00, 86.00, 81.00

 XBRUSDH4.png

Tidak tahu bagaimana cara trading minyak? Mudah, berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Pertama-tama, pastikan Anda telah mengunduh aplikasi FBS Trader atau Metatrader 5. FBS memungkinkan Anda untuk trading saham melalui perangkat lunak ini.
  2. Buka akun di FBS Trader atau akun MT5 di personal area Anda.
  3. Mulai trading!

FBS Analyst Team

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.