Pelemahan EURUSD Dapat berlanjut

Baca artikel di situs FBS

Pelemahan Ekonomi di negara Jerman akan menyebabkan mata uang Uni Eropa Euro dapat kembali melemah terhadap mata uang US Dollar.

GDP pada kuartal pertama Jerman turun menjadi -1.7% dari 0,5% pada kuartal sebelumnya, sehingga ini menyebabkan masih adanya pertumbuhan yang negative di kawasan Uni Eropa. GDP kuartal pertama Uni Eropa naik sedikit dari -0,7% menjadi – 0,6%, dan terlihat Uni Eropa belum mampu untuk keluar dari pertumbuhan yang negative.

Minimnya pasokan vaksin di kawasan Eropa membuat banyak terjadi penguncian di kawasan Uni Eropa, sehingga membuat aktivitas bisnis menjadi sangat rendah. Kekurangan chip yang terjadi di sector otomotif membuat pabrik kendaraan Eropa menjadi sangat terpukul sehingga membuat sector ini menjadi melemah akibat kurangnya pasokan bahan baku dari Amerika Serikat maupun China.

Dampak dari pelemahan disector pabrikan ini secara umum menyebabkan turunnya angka konsumsi negara di kawasan tersebut, sehingga perlambatan ekonomi dapat menjadi masalah dikemudian hari.

Berbeda dengan Amerika Serikat yang telah melakukan distribusi suntikan vaksin bagi warganya , membuat negara ini masuk dalam pemulihan ekonomi yang cukup signifikan. Kebijakan moneter dan fiscal yang saling mendukung, tentunya membuat negara ini dapat menjadi tujuan investasi bagi para investor kedepannya.

 

Efek Terhadap Pasar

Pelemahan ekonomi yang terjadi di kawasan Uni Eropa dan pemulihan ekonomi di negara Amerika Serikat, membuat pair EURUSD dapat melemah dalam beberapa waktu kedepan.

 

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURUSD  bergerak dalam range  1.1982 – 1.2054

Trading Plan :

 Sell Limit 1.2054 – 1.2123 dengan target 1.1899 – 1.1942

Stoploss 1.2161

Grafik EURUSD  timeframe D1

eurusd 3 mei.png

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Reza Aswin

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.