Perlambatan Ekonomi Dibahas di Davos - Swiss

Baca artikel di situs FBS

Perlambatan ekonomi global menjadi pokok bahasan pada Forum Ekonomi Dunia di Davos – Swiss tahun ini. Setelah IMF memrevisi perlambatan ekonomi dunia ditahun 2019 dari 3,7& menjadi 3,5%, tentunya membuat para pelaku pasar mulai kembali keluar dari pasar ekuitas, ditandai oleh turunnya indeks saham Nasdaq 1,9%, S&P500 turun 1,4% dan Dow Jones turun sekitar 300 point.

Berita tentang Amerika membatalkan pertemuan lanjutan dengan China dalam konflik perdagangan yang terjadi, tentunya menambah ketidakpastian bagi para pelaku pasar, walaupun setelah di konfirmasi dengan pihak gedung putih, Larry Kudlow sebagai penasehat ekonomi presiden mengatakan bahwa pertemuan resmi delegasi China akan tetap berlangsung minggu depan, dan tidak ada pertemuan perantara di minggu ini.

Dari keadaan diatas maka dapat dilihat bahwa para pelaku pasar sangat rentan terhadap berita negative yang terjadi, mengingat Perang Dagang Amerika – China merupakan penyebab utama dalam perlambatan ekonomi global dibandingkan dengan kenaikan suku bunga. Walaupun Presiden Trump tidak hadir di Davos, tetapi semua kebijakan nya akan menjadi bahasan di Forum Ekonomi Dunia yang mulai dibuka hari ini.

Kebijakan Presiden Trump telah banyak menimbulkan kegaduhan di Amerika Serikat bahkan di dunia, mulai dari perseteruan nya dengan Ketua The Fed Jerome Powel, Ketua DPR Nancy Pelosi dan tentunya para pemimpin negara di dunia termasuk China dan Eropa. Popularitas Trump sepertinya menjadi trend dan merupakan salah satu ancaman bagi pertumbuhan ekonomi global, dimana terpilihnya Jair Bolsonaro di Brazil merupakan kemenangan kelompok populis se tipe dengan Trump.

Terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa perang dagang telah selesai, mengingat keinginan Amerika Serikat mengekstradisi petinggi keuangan Huawei dari Kanada, akan menjadi batu sandungan kedepannya. Keadaan ini tentunya akan terus membawa AUDUSD ke level 0,7073 dengan koreksi ke level 0,7165

AUDUSD Timeframe Daily

audusd 23 jan.png

Reza Aswin

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.