XTIUSD Berjuang Keras Pertahankan Momentum Rebound

Baca artikel di situs FBS

Minyak West Texas Intermediate mencatat kenaikan ringan di sesi Kamis (23/02/2023) naik dari level terendah dua pekan di tengah potensi Rusia pangkas pasokan minyak yang lebih besar, dan melimpahnya persediaan minyak mentah AS.

Moskow berencana memangkas ekspor minyaknya dari pelabuhan barat hingga 25% pada Maret dari bulan sebelumnya, dalam upaya untuk meningkatkan harga minyak dan juga sebagai respons terhadap batasan harga Barat yang dikenakan pada ekspor minyak Rusia.

XTIUSD di sesi kemarin sempat berada di bawah $74,00 atas laporan melimpahnya pasokan stok minyak AS. API AS melaporkan penumpukan persediaan minyak sebesar 9,985 juta barel.

Kenaikan minyak WTI dapat dikaitkan dengan menguatnya dolar AS atas meningkatnya ekspektasi Federal Reserve akan kembali agresif menaikkan suku bunga pada bulan depan. 

Reaksi pasar

XTIUSD perbarui level kenaikan intraday mendekati $74.40 selama Kamis pagi setelah sempat jatuh di bawah level 74.00 imbas peningkatan persediaan minyak AS. Namun emas hitam itu sejauh ini berhasil mencatat kenaikan harian pertama sepanjang pekan rebound dari level terendah dua minggu.

Tren

XTIUSD hentikan tren penurunan dua hari setelah turun tajam di sesi Rabu melanjutkan penurunan sesi Selasa. Namun, XTIUSD masih berada dalam tren Bearish di pekan ini, dan hampir dipastikan melanjutkan penurunan pekan sebelumnya.

Rencana Perdagangan

Potensi BUY XTIUSD dapat dipertimbangkan pada level 74.45 dengan target profit pada level 74.80/75.05

Potensi Sell XTIUSD dapat dipertimbangkan pada level 73.85 dengan target profit pada level 73.45/75.35

WTI 23022023.jpg

Aries Nugroho

Bagikan informasi ini ke teman Anda

Menyerupai

Berita terbaru

Buka secara instan

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.